Kamis, 24 Oktober 2019


ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH

Apa kabar sobat ruang belajar?
Semoga selalu diberikan berkah sehat dan selalu berada didalam perlindungan Tuhan Yang Maha kuasa di setiap langkah niat baiknya…

Pada kesempatan yang baik ini,marilah kita selalu panjatkan Puja dan Puji syukur atas Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa.Sebab hanya dengan anugerah kehendakNya,penulis dapat berbagi ilmu melalui huruf per huruf,terangkai menjadi beberapa kalimat dengan harap dapat membawa manfaat bagi khalayak ramai.

Hm...rasanya sobat ruang belajar sudah tidak sabar lagi untuk membaca artikel tentang istilah penerapan istilah Zen dalam suatu masalah,langkah-langkah prakteknya,dan juga wujudnya.Untuk itu,mari kita mulai pembahasannya!



            APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN ZEN ITU?

           Sedikit cerita,salah satu purna/alumni wanita jurusan Interior Kapal SMK Negeri 3 Buduran (Perkapalan) Sidoarjo mendatangi sebuah sosialisasi yang diselenggarakan sekolah dan bekerjasama dengan orang Jepang.Dari sekian rangkaian kalimat yang tertutur oleh orang Jepang tersebut,terdapat satu kata yang menarik bagi beliau purna wanita tersebut.Yaitu kata "Zen" ,kata tersebutlah yang membuat beliau ingin menuntut ilmu melalui program On The Job Training di Jepang.

          Beliau pun bertanya tentang arti "Zen" kepada orang Jepang tersebut.Dari sekian penjelasan dapat ditarik kesimpulan bahwa "Zen" adalah penerapan sikap pantang menyerah untuk mencapai solusi didalam suatu upaya pemecahan masalah ketika sedang menjalankan proses pekerjaan dengan disertai ide atau gagasan.

          Beliau adalah pertama kali dan satu-satunya purna wanita jurusan Interior Kapal sampai saat ini yang memilih Negara Jepang sebagai tempat menimba ilmu melalui program On The Job Training.Dengan adanya kisah inspiratif beliau,maka kami siswa dan siswi kelas 12 jurusan Interior Kapal mencoba menerapkan prinsip "Zen" tersebut pada pekerjaan kami yaitu Simulator kapal ruang ABK.

          Penulis menemukan  suatu artikel yang menjelaskan bahwa istilah Zen mengandung beberapa prinsip,yaitu :

A) Prinsip Mushin

          Mushin secara sederhana berarti pikiran kita bebas dari pengaruh emosi atau penghakiman.Terdengar klasik mungkin.Namun,cobalah praktikkan sungguh-sungguh. Berapa kali kita bersikap curiga pada orang,atau tantangan baru?

         Mekanisme pertahanan dasar manusia memang demikian. Penemuan dalam bidang syaraf menyebutkan, bahwa jika kita tidak yakin apakah suatu akibat ditimbulkan oleh kejadian sebelumnya maka itu adalah bahaya.
Langsung menyimpulkan tanpa penelitian yang mendalam kerap merusak hubungan kita dengan orang-orang sekitar, membuat kita tidak bahagia. Mushin mengajar kita untuk tidak reaktif, berpikiran terbuka dan tidak membiarkan emosi memengaruhi pikiran. Lain kali kita menghadapi masalah atau situasi baru, kita dapat menghadapinya dengan pikiran yang lebih jernih dan objektif. 

B) Prinsip Zanshin
         Zanshin artinya sadar terhadap diri dan lingkungan dan fokus pada saat ini, tidak membiarkan pikiran meliar menyesali masa lalu atau khawatir pada yang belum terjadi. Memberi perhatian pada apa yang kita kerjakan sekarang dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menimbulkan rasa bahagia.

C) Prinsip Satori
          Satori adalah keadaan alami pikiran manusia yang 100 persen selaras dengan gerak tubuh. Mencapai kondisi satori memang agak sulit di tengah segala macam kesibukan dan dunia yang bergerak sangat dinamis. Salah satu cara terbaik untuk mencoba untuk kembali ke keadaan alami ini adalah melalui meditasi.

           Penulis beserta tim yang mendapatkan pekerjaan pada ruang meja kerja yang terdapat pada simulator kapal tersebut menemukan adanya permasalahan pada pekerjaannya.

Gb.Ruang meja kerja simulator kapal R.ABK

Gb.plan desain penyangga meja lipat

           Dilihat dari desain ruang meja kerja di atas,kami ingin melakukan perubahan pada bagian penyangga meja lipat dengan harap estimasi harga bahan dapat lebih diminimalisir lagi.Dengan adanya permasalahan tersebut diatas,maka dibutuhkan prinsip Zen untuk membantu menemukan solusinya.

            Guru pembimbing kami menghimbau masing-masing dari tim membagi tugas antara yang beraktifitas didalam simulator melanjutkan pekerjaan dan sebagian yang lain merencanakan perbaikan desain menggunakan prinsip Zen.Dalam pembagian tugas,penulis beserta salah satu anggota tim mendapatkan tugas untuk merencanakan perbaikan desain.

            Penulis dengan salah satu partner tersebut berhasil merancang rencana perbaikan desain pada penyangga meja tersebut yang semula berbahan multiplek tebal 1,0 cm dengan perekat engsel kupu-kupu,kami berencana mengubah penyangga meja tersebut dengan menggunakan bahan dasar rangkaian benang nilon.Alat berserta bahan sebagai berikut.

1) Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
    - Benang nilon kurang lebiih 2 gulung


    - 4 buah long nut ukuran panjang 3 cm

    - 8 buah sekurp burung ukuran panjang 7 cm


    - Penjepit mata udang 4 buah


    - Palu besi


    - Obeng (+)


    - Bor 


    - Engsel kupu-kupu 12 cm
- Pengait 


2) Langkah - langkah yang harus dilakukan :
  •     Perhatikan desain meja berikut.

      Pasangkan terlebih dahulu sepasang engsel kupu-kupu sebagai perekat antara meja dan dinding
      sekat.Lalu ambil sekrup burung lalu pasangkan terlebih dahulu pada meja bagian bawah.

  • Lubangi dinding sekat tersebut menggunakan bor untuk tempat pemasangan longnut (mur panjang).Setelah lubang telah selesai dibuat,pasang longnut dengan hati-hati menggunakan palu.
  • Mulai rangkai benang nilon hingga mencapai ketebalan yang dirasa mampu menopang beban meja.Selanjutnya mulai pasang rangkaian benang nilon tersebut pada bagian sekrup burung yang terpasang pada bagian bawah meja tadi.Setelah itu ikatkan sisi yang lain pada pengait.
  • Pasangkan sisa sekrup burung pada longnut yang sudah terpasang pada dinding.
  • Setelah itu mulai rakit penyangga meja dengan memasang pengait pada sekrup burung.
Gb. Tampak samping sketsa hasil jadi penopang meja dengan bahan benang nilon

  • Setelah dirasa pas,lanjutkan dengan melakukan pemasangan penjapit mata udang pada dinding sekat dan pada bagian permukaan meja lipat.
  • Jika pekerja sudah tidak menggunakan meja dalam kegiatannya,maka meja dapat dilipat kearah atas dan akan ditahan oleh penjapit mata udang yang sudah dipasang.

Gb. Tampak samping sketsa hasil jadi meja ketika dilipat kearah atas dan ditahan dengan penjapit mata udang


Bagaimana sobat ruang belajar?cukup menarik kan pembahasan tentang maksud istilah Zen dan cara penulis untuk mecoba menerapkan prinsip Zen untuk memecahkan masalah pada pekerjaan yang ada di simulator kapal ruang ABK diatas?
Semoga kumpulan materi diatas dapat bermanfaat bagi sobat ruang belajar ya...

Cek link video youtube dibawah untuk mendapatkan cara yang sama dalam mencari alternatif untuk bahan penahan meja lipat :)

SEKIAN UNTUK MATERI YANG DAPAT PENULIS SAMPAIKAN PADA KESEMPATAN INI :)

WASSALAMU'ALAIKUM WR.WB